Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2012

Rasa Nomer 72

Sebagian orang di ibu kota saling memaki. Tak ada yg mau disalahkan, mereka menganggap dirinya paling benar. Saya nggak paham kapan dimulainya dan kapan berakhirnya. Sore ini, seorang supir metromini memaki dua pemuda SMA yang menyebrang tak hati-hati, hampir saja mereka tersenggol body depan metromini, tapi tidak jadi, si supir nge-rem mendadak diikuti makian dari dua bocah yang akan ditabrak. Dua bocah menyebrang semaunya dan supir metromini kebut-kebutan dengan brutalnya. Selanjutnya, metro melaju dengan tergesa, ada kawan bernomor sama di belakangnya, ia cepat-cepat, tak mau didahului. Di depan, ada seorang bapak dengan vespa, berumur kepala lima kira-kira, metromini menghimpit vespa hingga vespa hampir menyentuh canstin median jalan. Pemilik vespa memaki, si supir balik memaki, ia tetap tak ingin didahului, sedang kawannya--metromini lain dengan nomor sama--berkeras mendahului yang berarti jelas memakan jatah jalan lebih banyak.  Itu mereka bilang berebut rizki, mungki…

Rasa Nomer 71

Itu sore. Aku pernah menunggumu. Di teras rumah, dengan teh hangat dan rekat suara tonggeret. Ada ruang di antara kita yang membuat rinduku hebat berkembang biak. Tapi semua hanya disebut pernah, dan kini tidak lagi.

~16 Agustus 2011 di Bogor tapi pikiran di Tegal (=

Rasa Nomer 70

Halo Blog! Mencapai usia 70 itu berat ya, blog. Hahh. Menghela napas panjang ceritanya. Ini postingan cuma sekedar menuh-menuhin kamu aja, blog, karena lama nian tak posting. Seperti biasa gitu. Membiarkan kamu (si blog) tanpa arah dan menjamurr. Banyak janji yang saya ingkari, tsaelaaaahhh. Contohnya, postingan tentang ke59 teman-teman saya di tengtongfamily yang sampai sekarang belum kelar, karena memang baru post satu orang. Di blacky, lektop saya--yang mana baru saja saya kasih nama karena melihat lektop milik kawankawan ada namanya, saya jadi pengen mengikuti tren--sudah ada tulisan tentang Wemby, Nining, Nita, Jibril, dan ada beberapa lagi yang masih awut-awutan. Tapi mau mosting itu lho kok ya susah bet, sesusah nyari mamam jam tiga pagi di sekitaran kosan saya. Baiklah, sudah ya, saya mau ngelanjutin nulis yang lain lagi (<<- ini kalimat gaya!).
Eh, ngomong-ngomong blog, kenapasih ini design layout kok nggak enak bener dilihatnya, dibacanya, dan diapa-apainnya. Jadi ngga…