Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2011

Rasa Nomer 39

Rasa Nomer 38

Tadi pagi Mang Dadang datang ke rumah, menanyakan bagaimana kabar burung papa yang katanya akan dijual. Mang Dadang sangat sayang dengan burung, melebihi sayangnya pada istri dan anaknya. Mama bilang, papa tidak jadi menjual burungnya. Hmmm, Mang Dadang tampak sedih.Dulu burung milik papa itu adalah burung Mang Dadang. Ratna, anak Mang Dadang butuh uang untuk modal usaha, membeli bahan-bahan kue dan gerobak maka Mang Dadang dipaksa istrinya untuk menjual burung kesayangannya pada papa. Karena pasti papa akan membeli dengan harga mahal untuk seekor burung cantik macam itu, yang entah apa jenisnya. Warnanya cantik, suaranya juga merdu, ia mungil dan tampak menggemaskan dalam sangkarnya.Istri Mang Dadang tidak bekerja, sudah tak bisa. Dulu, istrinya bekerja sebagai tukang cuci dan setrika. Namun karena asam urat terlalu erat memeluknya, kakinya sudah nyaris tak bisa digerakkan lagi, linu katanya. Alhasil sehari-hari istri Mang Dadang hanya tidur di atas bayang* bambu yang sama sekali tak…

Rasa Nomer 37

Gak ada yang sepesial hari ini. Mungkin ada, namun lepas dari pengamatanku. Yajadi aku cerita yang biasa-biasa aja ya. Ini semacam sampah aja sih. Nggak penting-penting amat, tapi jadi penting kalo kamunya pinter ngedaur ulang. Hehe. Ehem, cerita tentang kehidupanku yang jungkir balik dan tentang brondong.

Yang pertama, tentang kehidupan yang jungkir balik. Aku nggak tahu bagaimana awalnya dan apa sebabnya. Tiba-tiba saja semua rutinitasku jadi terbolak-balik. Mulai dari tidur, minum kopi, makan sampe maen-maen, dan yang paling mencengangkan adalah mandi. Kini aku terbiasa mandi jam 2 siang, selesai bermain dengan Sultan. Oiya, aku belum cerita tentang Sultan kan? nantilah kapan-kapan, hehe. Ternyata aku belum siap dengan kehidupan yang serba jungkir balik ini. Rasanya ada yang hilang, yang nggak lengkap tapi aku nggak tahu apa. Tapi kerasa kok.

Yang kedua adalah tentang brondong. Ya, ada brondong yang gantheng. Rambutnya gondrong. Dan sepertinya sih macho. Aku gak begitu tertarik sih t…

Rasa Nomer 36

Gambar
(Gambar diambil dari sini)

Rasa Nomer 35

Pagi, putus-asa hendak turut serta ...

Postingan ini adalah semacam curcol, hee. Nanti akan ada chatingan cuuuuukup panjang antara aku dengan kawanku, tidak ada yang sifatnya pribadi kok. Jadi sah-sah saja bila dipublikasikan. Aku juga minta izin si-kawan kok.